Halaman

Sabtu, 24 November 2018

Esai 2

Harapan Seorang Guru Honorer

Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan impian semua orang. Dalam hal ini, terutama guru honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun lamanya untuk mendidik siswa-siswanya di sekolah. Adapun beberapa alasan mengapa guru honorer memiliki keinginan untuk diangkat menjadi guru tetap atau PNS.
Pertama, selisih dan perbandingan gaji guru tetap atau PNS dengan guru honorer terpaut jauh yaitu rata-rata gaji guru tetap atau PNS berkisar antara Rp 3.000.000 atau lebih per bulannya, sedangkan gaji guru honorer hanya berkisar Rp 300.000 per bulannya bahkan bisa kurang dari itu. Gaji guru honorer dapat dikatakan kalah dengan gaji buruh yang dapat mencapai Rp 1.000.000 lebih per bulannya. Akibat dari kesenjangan gaji tersebut, tidak jarang para guru honorer melakukan demo menuntut keadilan untuknya.
Kedua, menjadi PNS berarti hal apapun berupa tunjangan hidup dan lain-laninnya akan ditanggung oleh pemerintah. Seorang PNS tidak perlu merasa khawatir tentang biaya-biaya yang timbul baik dalam konteks kebahagiaan misalnya pernikahan, kelahiran anak akan diberikan hal untuk cuti, sedangkan dalam konteks musibah misalnya kecelakaan PNS tidak perlu khawatir akan biayanya yang sangat mahal karena mereka memiliki Akses Kesehatan (Askes).
Ketiga, PNS memiliki kemudahan dalam peminjaman uang di bank. Selain itu, untuk PNS yang sudah professional tentunya akan mendapatkan tunjangan sertifikasi. Di samping itu, jika menjadi PNS risiko pemecatan kerja tentunya rendah.

Pemerintah memberikan kesempatan kepada guru-guru honorer yang berusia lebih dari 35 tahun yang ingin mengabdi untuk negara melalui pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perizinan Kerja (PPPK) yang melalui seleksi setelah selesainya seleksi CPNS 2018 ini. Selain itu, ada imbauan dari Mendikbud kepada pemerintah daerah dan kepala sekolah untuk tidak lagi mengangkat guru honorer. Semua ini tidak lepas dari kerja sama dan dukungan dengan berbagai pihak. Dengan demikian, banyak dari guru-guru honorer di Indonesia menginginkan menjadi guru tetap atau PNS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar