Hidup Adalah Pilihan Atau
Memilih Untuk Hidup
Dalam kehidupan,
manusia selalu dihadapkan dengan persoalan mengenai permasalahan-permasalahan
yang selalu muncul di saat masalah sebelumnya telah terpecahkan. Karenanya,
manusia adalah makhluk yang sering dilanda kecemasan atau istilah lainnya
adalah kegalauan. Ketika seseorang dihadapkan pada suatu masalah, sedangkan
dirinya belum siap untuk menghadapinya, tentu jiwa dan pikirannya akan
terguncang dan hal itu juga sudah menjadi fitrah bagi setiap insan.
Di tengah masalah
sosial yang menjerat, seperti kemiskinan, pengangguran, kenakalan remaja,
tingginya angka penyakit menular, dijumpainya angka kematian akibat bunuh diri
yang cukup signifikan dan menjadi masalah yang serius. Seseorang melakukan
bunuh diri karena rasa putus asa tidak bisa berpikir untuk mencari alternatif
penyelesaian masalah yang tengah dihadapinya. Seperti misalnya, kasus bunuh
diri yang terjadi lantaran galau akibat putus cinta.
Putus cinta yang
dialami oleh remaja kini dianggap sebagai suatu momok bagi mereka. Dengan anggapanjika
dirinya tidak bersama dengan orang yang dicintainya, dia tidak akan bisa
hidup dan merasa dunianya hancur yang
menyebabkan memilih untuk mengakhiri hidupnya. Hal itu merupakan pikiran yang
kuno. Masalah jodoh itu sudah diatur oleh Tuhan. Apabila terjadi putus cinta
itu tandanya Tuhan menyayangi kita dengan memberi tahu kita bahwa orang itu
bukanlah jodoh kita. Dengan pikiran yang seperti itu, sabar dan senantiasa
mengandalkan Tuhan dalam menghadapi masalah akan menguatkan mental dan jiwa
kita agar tidak terjerumus dalam perbuatan tercela.
Belajar dari
banyaknya kasus bunuh diri yang terjadi mengajarkan kita untuk senantiasa
memiliki iman yang kuat. Bunuh diri tidak hanya membunuh dirinya sendiri,
tetapi juga membunuh keluarganya, kerabatnya, kawan-kawannya, dan orang-orang
di sekitarnya dengan keputusasaan dan penyesalan. Oleh karena itu, untuk
mengatasi rasa galau yang menimpa kita sebaiknya kita bersabar, menyerahkan
masalah itu kepada Tuhan, senantiasa berpikir positif, dan menguatkan iman
dengan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar