Halaman

Sabtu, 08 Desember 2018

Esai 6

Peduli Pendidikan Perbaiki Masa Depan

Pendidikan merupakan salah satu tolok ukur yang dapat mengatakan maju atau tidaknya suatu bangsa. Pada kenyataannya, pelaksanaan pendidikan yang ada di Indonesia belum sepenuhnya memenuhi target yang ditetapkan. Masih banyak sekolah-sekolah yang ada di pelosok Indonesia kekurangan sarana dan prasarana serta anak-anak yang ada di sana memiliki motivasi untuk berani bermimpi dan bercita-cita yang rendah. Untuk itu, diperlukan peran serta dari orang tua, pemerintah, guru, dan pemuda Indonesia demi mewujudkan pendidikan yang ideal seperti yang dicita-citakan dengan cara peduli terhadap pendidikan demi memperbaiki masa depan menuju Indonesia yang maju.
Salah satu bentuk kepedulian terhadap pendidikan yaitu dengan mampu memberikan motivasi-motivasi kepada anak-anak agar mereka memiliki keinginan untuk bermimpi mewujudkan cita-citanya. Peran orang tua tentunya memiliki kekuatan yang lebih besar terhadap anak mereka. Orang tua dapat mempengaruhi pemikiran anak melalui nasihat-nasihatnya, kata-kata yang terucap, dan perbuatan yang ditunjukkannya. Motivasi yang diberikan oleh orang tua mampu membuat pola pikir anak menjadi lebih maju karena adanya dorongan yang memberi mereka semangat untuk belajar. Namun, tidak jarang ditemukan orang tua yang ada di pelosok tidak mengetahui tentang pendidikan sehingga mereka lebih menyarankan anaknya untuk memilih langsung bekerja di usia yang masih anak-anak.
Untuk itu, peran pemerintah juga diperlukan untuk mengatasi dan memperbaiki masalah tersebut. Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang senantiasa memperhatikan pendidikan generasi muda terutama di daerah-daerah yang tertinggal dan tingkat pendidikannya rendah. Memberikan bantuan berupa dana, penyediaan sarana dan prasarana, rutin memperhatikan perkembangan pendidikan di daerah tersebut, serta memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan bagi masyarakat merupakan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk perbaikan pendidikan di sana.
Selanjutnya ada guru yang merupakan teladan bagi siswanya. Guru merupakan orang tua kedua anak-anak ketika mereka berada di sekolah. Sama halnya dengan orang tua, guru memiliki peran untuk mendidik dan mengasuh siswanya saat berada di lingkungan sekolah. Guru dapat memberikan pengaruh yang positif maupun negatif bagi siswanya. Untuk itu, guru senantiasa berhati-hati dalam bertindak supaya tidak berdampak buruk pada anak didiknya. Guru yang baik adalah guru yang senantiasa mendukung setiap hal yang menjadi bakat maupun minat dari siswanya yang dapat mengembangkan prestasinya.
Sejak Indonesia Mengajar yang diumumkan pada Mei 2010, kita ditunjukkan oleh wajah baru pemuda Indonesia. Kegiatan tersebut menempatkan pemuda-pemuda di pelosok-pelosok negeri yang sebagian besar belum terjamah listrik ataupun sinyal telepon seluler. Walaupun begitu, masih banyak pemuda yang menyatakan siap untuk menjadi guru di daerah terpencil tersebut. Dari keikutsertaan  dalam Indonesia Mengajar, mereka mendapat pelajaran hidup yang sangat berharga. Mereka juga telah berusaha mendorong kemajuan, mengubah masa depan pendidikan Indonesia menjadi lebih baik lagi.
Pendidikan sebagai perjuangan semesta, yaitu saling membantu, saling mendukung, mensyukuri segala perkembangan, serta memperbaiki kekurangan, diikuti dengan kesiapan untuk ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa  yang merupakan tujuan dari negara Indonesia ini. Mendidik adalah tugas konstitusional negara, tetapi sesungguhnya mendidik adalah tugas moral setiap orang terdidik.

Oleh karena itu, demi mewujudkan pendidikan yang memenuhi kriteria yang baik demi mewujudkan Indonesia yang maju diperlukan kerja sama dari berbagai pihak. Orang tua, pemerintah, guru, dan pemuda Indonesia memiliki peran penting dalam memperbaiki pendidikan anak demi mewujudkan masa depan yang hebat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar